SELAMAT KEPADA :
1. Gubernur Jawa Barat.
2. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
3. Kepala Balai Pelayanan & Pengawasan Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat.
Atas Terselenggaranya PPDB, SMA/SMK Kabupaten Indramayu yang Lancar, Tertib, Aman dan Kondusif


SAMPAI JUMPA PADA PPDB TAHUN 2018/2019.


PERSYARATAN DAFTAR ULANG AKADEMIK :


  • 1. Menyerahkan Surat Keterangan diterima
  • 2. Menyerahkan Kartu Tanda Bukti Pendaftaran PPDB Online Asli (Bagi yang belum)
  • 3. Fc 2 Lembar SKHUN dan STTB (ijazah) dilegalisir
  • 4. Fc Rapor Semester 1 - 5 (Bagi yang belum)
  • 5. Mengisi dan Mencetak Formulir Daftar Ulang Online

DAFTAR ULANG AKADEMIK TANGGAL 11-13 JULI 2017 DI SMKN 1 INDRAMAYU

Info PPDB 2017/2018


PENDAFTARAN ONLINE AKADEMIK

ppdb info smkn 1 indramayu

Jadwal PPDB AKADEMIK:

  • Pendaftaran Online : 03-08Juli 2017
  • Penyerahan Berkas dan Verifikasi ke SMK : 03-08 Juli 2017
  • Pengumuman Diterima : 10 Juli 2017
  • Daftar Ulang : 11-13 Juli 2017
  • Waktu Pelayanan : 08.00 - 14.00 WIB
Get Started!

Mekanisme Seleksi Peserta Didik Baru


Non Akademik Afirmasi

1.
Kurang Mampu, Seleksi melalui jalur afirmasi untuk siswa miskin tidak mampu secara ekonomi
2.
MOU, Calon Peserta Didik dengan Perjanjian Kerjasama warga yang dilindungi oleh undang-undang

Non Akademik Prestasi

1.
Berupa pemeringkatan dan atau pembobotan terhadap penghargaan dan sertifikasi peserta didik serta uji kompetensi
2.
Apresiasi prestasi siswa dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, seni, olahraga, dan lain-lain. Diutamakan pada prestasi yang diperoleh pada kejuaraan yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, dan lembaga/ Organisasi yang memiliki induk organisasi tingkat Daerah Kabupaten/Kota, Daerah Provinsi, dan Pusat.

Akademik

1.
Nilai UN, yaitu jumlah nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk SMK
2.
Khusus untuk SMK ditambah nilai mata pelajaran yang disesuaikan dengan ciri khas program SMK serta tes khusus yang ditetapkan oleh Kepala Dinas.
3.
Calon peserta didik yang menggunakan jalur akademis diperbolehkan memilih 2 SMK Negeri dengan urutan pilihan pertama dan kedua